• Tulisan Terakhir

  • Arsip

  • Kategori

  • Sabda Kelam

“Cermin Tanpa Nama”

Serpihan cermin kau cipta

Hanya untuk diri-Mu seorang

Namun, ku tak bisa melihat diriku.

Ku ingin sendiri,

Tanpa diri-Mu, Tuhan.

Hanya dengan ini,

Rindu-rindu menjadi Tuhan baruku.

 

Biarlah cermin itu menampakkan,

diriku seutuhnya.

Bila berkunjung jua,

Ku ingin bercumbu dengan-Mu, Tuhan.

Lewat cermin yang kau cipta.

 

Temaram ini,

menjadi saksi bahwa diri-Mu adalah sebuah dugaanku saja.

Karena kau tak adil untuk cermin-Mu, dalam diriku.

About these ads
Tulisan Sebelumnya
Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: