Arsip Kategori: Filsafat

Depan Monitor Kududuk dan Mendekap Mimpi

Seharian duduk di depan monitor, air mata terasa mengering dan kepala mulai dilanda sakit. Sambil chat dan Twitteran, ku bekerja manahkik kitab klasik di sebuah perusahaan. Job demi job datang, silih berganti, menambah jenuh hari ini. Mungkin ini sebuah jalan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tinggalkan komentar

Absurdus Neos

“Penderitaan hidup manusia bukan tidak mungkin mampu dijalani dengan penuh kesadaran dan harapan, meskipun manusia tahu bahwa sesungguhnya kematian adalah satu hal yang pasti“. Sebuah ungkapan yang memiliki daya tarik yang kuat untuk menjalani apa yang dijalaninya selama hidup. Harapan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tinggalkan komentar

Pesan Untuk Mariam

*Seseorang yang memberiku nasihat hingga ku bisa sembuh seperti ini. Banyak orang berpengetahuan seperti angin di sekeliling hidupku. Angin itu berputar di ruang yang sempit, tapi bisa menentukan cahaya hangat ke semua penjuru ruangan yang mereka tempati. Ada pula orang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tinggalkan komentar

Andai kita Hannah Arendt dan Martin Heidegger

“Obat yang paling baik untuk menyembuhkan cinta adalah obat yang telah diketahui sepanjang zaman: membalas cinta[1]”  . “Orang yang memahami sesuatu hingga kedalamnya jarang sekali tetap bisa mempercayainya selama-lamanya. Sebab mereka membawa kedalaman tersebut ke tengah-tengah terangnya matahari siang yang … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat, Sastra | Tinggalkan komentar

“The Meaning of life”

“If you would be a real seeker after truth, it is necessary that at least once in your life you doubt, as far as possible, all things.”—Descartes “I do not feel obliged to believe that the same God who has … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tinggalkan komentar

Heraclitous

All things come out of the One and the One out of all things. … I see nothing but Becoming. Be not deceived! It is the fault of your limited outlook and not the fault of the essence of things … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tinggalkan komentar

Christianity and Nietzsche

      Christianity’s Origin Christianity as antiquity.– When we hear the ancient bells growling on a Sunday morning we ask ourselves: Is it really possible! This, for a jew, crucified two thousand years ago, who said he was God’s … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Filsafat | Tinggalkan komentar