“Tauhid Bilangan”

Apabila kita sepenuhnya memahami arti tauhid dan keesaan Tuhan, kita juga memahami dengan benar bahwa ketunggalan-Nya

bukanlah ketunggalan bilangan, halnya “menjadi satu”. Sebab, apabila secara bilangan, menjadi satu menunjukan bahwa maujud lain

seperti itu secara hipotesis dimungkinkan. Akan tetapi, karena factor-faktor tertentu, ia tidak eksis. Asumsi ini berlaku pada maujud-maujud itu.

Yaitu bisa saja diasumsikan ada dua atau lebih maujud seperti itu.

 

Dalam kitab “Syawahid Al-Rububiyyah” karya Mulla Shadra dijelaskan bahwa keesaan Tuhan bukanlah ketunggalan bilangan.

Namun, keesaannya adalah sejati, dalam arti bahwa ia tidak bersekutu

(Yaitu tak masuk akal atau mustahil untuk mengasumsikan

adanya kedua atau yang ketiga yang menyerupai-Nya).

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Filsafat. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s