Matamu Kala Di Taman Kampus

Ada sekilas rekah dalam sunyi, Nampak wujudnya

dan tak lagi bisa menahan untuk mengukir lubuk indah matamu

 

Jarum semesta rikuh menderet rahasiamu

dan pena patah menulis sayapmu

Tampak, teksa benar seperti mengukir takdirmu

betapa indah kurenangi cecabang matamu

 

Masihkah terlintas dalam fikirmu itu, pujaan hatiku?

Kala kau berjinjitan mengetuk jendela hatiku

kau lebih dari semacam munajat kelam

dan aku tanpamu samar menari di hatimu

 

Sekilas ada tersingkap dalam sunyi sendiri, nampak benyukmu

dan waktu tak lagi jadi batas untuk menggambar sandaraku padamu

 

*26/01/2012

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s