Mimpi Tak Bermuara

Kekosongan mengebiri Waktu

Jarum jam berirama semesta

Detak alam tak pernah abadi.

Namun, di atas semesta ada tempat tak berpenghuni.

 

Waktu kembali dan pergi

Membawa kisahku kepadamu

Hanya lewat jendela ku sampaikan rindu,

Menyetubuhi malam, sampai senja tiba.

 

Di genting, kita memadu kasih

Di atas malam, kita berbagi cerita

 

Kau peluk aku

Hangatkanku dengan indah tubuhmu

 

Waktu itu,

angin menyelimuti, dan

menghangatkan kulit cinta kita

tapi, kau anggap itu mimpi tak bermuara.

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s