Sebuah Tulisan Yang Tak Tersampaikan Untuknya

(1)

Patah

 

Bersujud dalam makna

Ketakterbatasan sunyi dalam makna

Dalam penjelmaan makna

Menepis, tak terelakan

Selalu tiada permuaraan dalam makna

Haruskah kumakamkan semua makna?

 

26/01/2012

 

(2)

Mimpi indah

 

Entah apa yang terjadi

Kala malam digelapi suasana,

Kita terbaring di selembar samak

Berbagi rindu, menepis mimpi

 

Waktu tak bisa kukembalikan

Hanya harapan semu menjelma,

Dalam derita samudra, terhampar makna

 

12/01/2012

 

(3)

Gerimis Lebay

 

Seindah inikah gerimis cinta?

Mengalir dalam muara cinta

Aku ingin bermuara dalam istana makna

 

Bila ilalang rumput menjiwaimu

Akan kubersihkan dengan cintamu

Agar kau sesempat diri merasusiku dalam sunia cintamu.

 

01/01/2012

 

(4)

Di Atas Genting

 

Menatap waktu yang berjalan

Kita sampaikan harapan pada ruang

Jam tak pernah kembali

Menikmati mimpi di atas genting

 

Nafas kita mendinginkan gerimis angin

Kala kau peluk dan cium harapanku

 

08/01/2012

 

(5)

Rembulan

 

Ku duduk di bawah rembulan

Menyampaikan rindu lewat purnama

Ku tuliskan tinta kekosongan, bahwa

Diatas rembulan masih ada rembulan terang

 

Oh rembulan

Ingin ku ukir batu nisanku, dan

Terhujani sajak-sajak abadi

 

Oh kekosongan,

Ku goreskan rindu ini,

Supaya kau bisa mendengar rintihanku dalam kubur

 

05/01/2012

 

(6)

Tolol

 

Orang tolol berwujud anti-kritik

Merasa diri

wah,

lebih,

pintar,

Namun, hanya sebatas satu atau tiga pengetahuan.

 

Tolol,

Menampik hal diluar dirinya

Mengapa?

Karena tak mau kelihatan bodoh,

Kurang pengetahuan

Takut tersaingi

 

Tolol,

Melihat orang itu rendah,

Tak berpengetahuan,

Kurang membaca

Hanya diam saja

 

Tolol,

Di atas papan catur,

Orang tolol tak tahu,

Tak tahu apa?

Banyak kotak-kotak berdua warna

 

Tolol,

Orang tolol tak tahu,

Tak tahu apa?

Banyak kotak dalam  papan catur

Tolol, Tolol, dan Tolol

 

Orang tolol,

Menilai seseorang pintar dengan banyak bicara

 

Orang tolol

Menutup diri  dari sanggahan,

 

Orang tolol

Menyalahkan tanpa berpengetahuan

Orang tolol, oh orang tolol.

 

04/12/2011

 

(7)

Efek

 

di depan sibernetika

ku tuliskan konsef ilusi

 

di depan visual warna

akal berfikir hasil emosional hati

 

di atas kursi

jari-jari menggores konklusi

 

di atas busa

diri tak mengagungkan potensi

 

hanya dan hanya jika,

ku berharap memanusiakan manusia dalam diri

 

jika dan hanya jika

ku rangkai geometri rasio para dewa

 

kurang dari sama dengan

aku bukanlah deretan ahli

 

lebih dari sama dengan

aku ialah ikan kecil dalam samudra luas

 

jika dan hanya jika,

pengetahuan tak bisa menjawab hidup

filsafat tak menjadikan bijaksana

sains tak bisa memastikan keniscayaan

maka,

biarlah semuanya hilang,

biarlah semuanya pupus,

biarlah manusia berada didalam senja

 

jika dan hanya jika,

penelitian hanya itu itu saja

penilaian tetap sama saja,

biarlah semuanya menjadi naratif yang kelam.

 

21/12/2011

 

(8)

Hidup Kelam

 

Hidup kelam,

Semua terganbarkan dalam nisan

 

hidup selam,

membunuh waktu di pundak raksasa

 

hidup kelam,

menikmati eksakta tak beralasan

 

hidup kelam,

bangga dengan pemikiran orang

 

hidup kelam,

mencerap hasil cerapan orang,

 

hidup kelam,

menyelimuti setiap samudra manusia

 

di  UKM LPIK,

ku mencari konstanta titik lingkaran tak ditetapkan

ku menghitung nilai integral yang tak dirasionalkan

ku meneliti nilai sinus 90 derajat dalam segitiga phitagoras

 

mencari dan terus mencari,

manusia,

secara tak langsung tlah terbodohi dalam kepintarangnya.

Bangga dengan hasil tak beralasan.

 

Oh manusia,

Kita berada dalam nihilis tak berkesudahan

 

Oh manusia,

Kita selalu meneliti estetika partikel,

Selamanya,

Dahulu,

Sekarang, dan

Hari esok jua.

 

Oh manusia,

Kita hanya terselimuti aksioma-aksioma

Kita hanya tahu theorema-theorema

Kita hanya pahan metoda irasional

 

Oh manusia,

Apakah kita akan diam dalam deretan segitiga Pascal yang tak rasional nan tak terhingga?

 

01/01/2012

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s