“Senjakala Dalam Sejakala Sains”

Aku membca dan memahami semua spesialisasi dalam sains. Seperti, Kimia kuantum, fisika Kuantum, Bilangan Matematika Kuantum, Biologi, Zoologi, Botani, dan masih banyak lagi yang terhubung dengan apa yang aku pahami selama ini. Tak hanya itu, buku The End Of Philosophy karya Martin Heidegger. Semuanya memiliki batas dalam penelituannya. Seperti halnya Kuantum. Kuantum ialah penyusun quark, Quark penyusun Partikel,  partikel penyusun senyawa, dan senyawa penyusun atom. Mungkin Fisikawan sudah mensatiskan alam semesta, kalau menurut Nietzsche. Mengapa? Karena untuk awal penemuannya, sekarang, dan masa depan itu-itu saja. Paling yang diteliti ialah estetika partikelnya. Og sungguh malang sekali kita yang selalu dibodohi dengan sebuah teori. Adapun hal yang baru itu sebenarnya itu-itu saja. Contohnya masih akan ku berikan. Tahukah kalian Plutonium? itu bahan dasar Bom pemusnah masal dengan radiasi yang teramat tinggi, dibantu dengan sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari. Uranium bereaksi dengan carbon dari matahari, sehingga bisa memancarkan sinar yang melelehkan kulit manusia.

Uranium dibuat dari plutonium, dengan ditembakannya sinar alpa kepada plutonium di dalam ruang hampa udara. Mengapa dalam hampa udara? Menurutku apabila plutonium dibuat dalam ruang uadara, maka serpihannya akan bereaksi dengan oksigen, sehingga menjadikan panas dan membakar ruangan yang telah ditempatinya. Contoh Kedua ialah dalam Matematika Kuantum. Matematika ini dengan bangga telah menemukan bilangan kuatum dimana setiap aksioma bisa berpangkat. Hal ini ditemukan di abad pencerahan, untuk pada zamannya, sekarang, dan masa depan, apakah akan ditemukan kembali? kalau saja ditemukan, maka harus ada kesepakatan Para Matematikawan di dunia. Ini sedikit memungkinkan untuk berubah, ya mungkin 30%. Banyak hal yang aku tidak bisa ceritakan di dalam tulisan autobiografi intelektual ini. Namun yang pasti kehendak eksistensiku akan berseru.

Apakah kalian sadar? ada bidang ilmu yang senantiasa menemukan hal baru. Ilmu pengetahuan tentang kehidupan, khususnya yang membicarakan Virus. Nah, ilmu inilah yang tidak terjerat senjakala Science, karena hari demi hari, tahun demi tahun, virus bermunculan. Yang pasti nama dan spesiesnya. Banyak yang harus aku contohkan di sini, tapi temanku jamhur pengen Facebookan. Maka lain kesempatan aku akan menuliskan semua penelitianku, walaupun semua bidang memiliki loncatan logis. Terima kasih..

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sains. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s