Perbincangan Hujan

Hujan turun menjelang senja

Masa lalu yang diharap

Akhirnya kunjung Jua

 

Ku tunggu kedatanganmu di depan kampus

Dengan gigilan Tubuh kurusku,

dan sekeresek buku-buku.

Hujan mengisahkanku diantara dua cemara

Bersama bisikan Rindu,

ku duduk di pinggiran batu

Hanya bersama buku,

Ku tunggu kedatangan masa lalu

 

Namun, Tak seindah perbincangan gerimis,

kala api terbakar abu

dan abu tersapu angin.

Dengan langkah indah

Kau datang jua padaku

Kala langit sayu,

dan hujan berkicau seperti kenari dipagi hari.

 

*Kau masih memakai Tawa lama, dimana semua pengetahuanku sirna dalam hitungan detik senyumu. Hebat juga bisa mengalahkanku dengan satu senyuman.

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s