5 Syair

(1)

Tidaklah kau berikan aku api yang berjalan,

dimana ku tak bisa pupus oleh ranting pohon

 

(2)

Aku bersipuh di atas daguku

karena daguku bagai Gunung Salwa di taburi domba-domba Surga

 

(3)

Lehermu bagaikan menara gading,

dan matamu seperti pelangi yang ku ukir.

 

‎(4)
kau bagai permadai,
diantara buah dada bidadari..

 

(5)

Batas Rgama manusia ialah ketidakabadian

dan tiada kebahagiaan yang akan kau temui

 

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s