Letih Dengan Masa Kini

(1)

Indah Senyumu mulai bersinar.

Namun,

bersama dengan itu,

malam mulai menjelang.

 

(2)

Aku terus merasa letih bersama pendulum ini,

dan mimpi masa lampau,

apa yang akan diwartakan penyair?

 

(3)

Segalanya gumam,

satu, berlalu!

Seluruh kerja keras sia-sia,

san seluruh anggur telah menjadi racun.

 

(4)

Aku harus menyendiri kemali,

manusia hanya menyelinap bersama fisik.

Jadi apa gunanya memperhatikan mereka?

 

Aku benar-benar letih untuk menari bersama mimpi.

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s