Tentang Dirimu

(1)

Kau wanita itu,

Yang datang di balik nisan,

berjalan di bawah tanah

dan pulang di waktu Subuh.

 

Bibirmu tak semerah buah bit,

Tapi ku ingin mengecupmu di bawah danau.

 

Matamu tajam,

selalu menusuk lambang zionis.

 

Tubuhmu indah,

Seolah gunung yang takkan terjamah.

 

Jangan kau ulurkan batang-batang hitam itu.

Jangan kau menangis lagi di pergantian hari.

Jangan kau meminta lagi,

aku akan segera mati,

Untuk bersamamu.

 

*Kasihan dia selalu merintih di malam hari.

 

(2)

Oh engkau Van Salome,

mengapa kau diam di dada wanita itu?

Akankah kau pulang kembali,

bersamaku,

ke masa lalu.

Dimana perang takkan pernah usai?

 

*Ich ga pernah ngerti, aku ini suka kamu.

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s