Between Past and Future

Semua telah usai

Keruh samudra tlah mengendap

Pilunya pulau,

sekarang tersenyum

 

Dulu ku jaring matahari dengan benci

Menciptakan badai dengan sakit hati

Membuat takut para ikan, dan

menguliti bumi dengan mata merah

 

Sekarang,

ikan-ikan telah terlihat

Mutiara sudah bisa merindu

Ku yang sekarang,

Sudah melupakan apa yang dinamakan “Ajaran“.

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s