[Niia]

Sayu langit,

awan nampak suram di siang ini.

Angin dari barat membawa kabar,

seseorang kawan baru akan datang.

Terperangkap di bebatuan batu ukir borobudur

Sang budha mengajak memfana.

 

Demi sebuah dunia yang senantiasa berubah.

Bukanlah ketetapan yang abadi,

namun keberubahanlah keabadian sejati.

 

Wahai kau yang di penjuru Tak berujung

Cinta adalah darma

penderitaan adalah akhir bahagia,

ku rela terjerumus dalam keterpurukan bahagia.

 

Ingin ku bawa Niia,

dari masa lalu,

menuju diri sendiri yang sunyi.

 

Note : Untuk Niia Samisareng NenxNhie

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s