Jenuh

Ku duduk setiap akhir waktu

Dikelabui asap putih dan debu hitam.

Dalam dekap malam

Ku berharap ada teman di gugus bintang

Mendengar lagi The Running Is Time On

Ku ingin kembali memilih.

Pilihan yang tak terpilah

Pilahan yang menjadi satu

 

Kau tlah merubah semua hidup

Tersisa dalam untaian kubur.

Ku tak sanggup untuk sendiri

di temani malam,

dicumbui rindu,

dan terperangkap dalam harapan

 

Detik jam dinding nemabah irama,

syahdu pada sunyi yang menjadikannya kelam.

Detik tanah menambah merdu,

sangkala pada asteroid yang menjadikannya diam

 

Ku hanya ingin ditemani

Oleh Wanita yang menari dan mengerti.

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s