Si Krudung Biru

Setiap saat ku nantikan kedatanganmu di DPR. Dengan langkah indah, merayu, dan mengajak bersetubuh bersama senyumu. Kau tak pernah lirik aku, walaupun tahu, ku selalu menantimu di sini. Entah apa yang kau fikirkan tentang aku. Setiap kau lewat, dua bola mata tertuju padamu. Sosok wanita manis yang kudambagakan, tak pernah mau untuk memberi Namanya untuk fikiranku.

Di gedung Fakultas tarbiyyah, tubuh selalu bersandar pada dinding, dan mengintip senyumanmu di gedung Y sana. Ingin kuhampiri dirimu bersama waktu, namun, ketidakberanian selalu menjagaku agar ku tak tersakiti kembali. Hanya mengagumimu lewat pandangan mata, dan berharap kau mau untuk mengenalku, wahai “Si Krudung Biru”.

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
This entry was posted in Filsafat. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s