I am what do you say(s)

Tercium, wewangi yang tertebar
Beralas debu di himpitan angin
perlahan, bunga itu jatuh
mengering, sirna terinjak
sadar, bahwa namaku tertulis
bersama kenangan yang damai di lampau
Entah itu apa,
mendengung di gendang
serasa tasbih dan penghormatan abadi
Oh iya,
ada kalam di antara dadaku
rasanya ingin kutulis satu nama
dalam kemunafikan dan kepura-puraan
ingkar pada satu nama,
entah itu siapa?
Dia, entah siapa
melihati waktuku
kudekati, perlahan…!!
Hei siapa kau?
tanyaku agak gemetar,
“wujudku ialah kekosonganmu”, jawabnya.
dimana asalmu?
jawab melalui senyum palsu,
“aku ada di sela keinginanmu”
Ia menjauh,
pergi dan menari dalam tapa
“Kau adalah apa yang diucapkan sekitarmu, karena aku bersama prasangka mereka”.
kuterdiam dan bersujud
enggan kutemui dia
karena aku bukanlah sisi baik

About Falah

Keepsmile and .... and... and....
Aside | This entry was posted in Sastra. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s